Pertama, jika kita melihat kilas sejarah indonesia. Negara ini tidak dihuni oleh manusia yg beragama islam saja. Lihat sejarah, bahwa sebenarnya sebelum agama Islam masuk ke indonesia, sudah ada agama Hindu dan Buddha sebelumnya yg menghuni negara ini, ditambah lagi animisme.
Jika anda menilai baik buruknya negara dilihat dari negara itu berasaskan agama apa (islam or something else), sepertinya justru negara yg berasaskan agama yang tidak maju². Contoh : negara2 di timur tengah yg menerapkan sistem negara agama.Kalo anda menjawab Malaysia, apakah anda yakin?? Malaysia itu negara dibawah pesemakmuran Inggris. Dan inggris adalah negara kerajaan Kristen Anglikan tetapi sistem negara yang sekulerisme. Negara islam di timur tengah, banyak masyarakatnya melakukan tindakan yang menghancurkan harga diri bangsa ini (maaf, pemerkosaan, penganiayaan).
Kedua, bahwa negara Indonesia dijadikan negara islam pun belum tentu berubah menjadi lebih baik. Mungkin akan menambah daftar panjang permasalahan sosial yang bersangkut erat dengan SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Ditambah lagi dengan oknum² masyarakat yang telah banyak merusak negara ini dengan korupsi, kolusi dan nepotisme yang kebanyakan mengaku dirinya adalah orang yang beragama. Ironis memang, tapi inilah kenyataan yang terjadi.
Ketiga, negara Indonesia ialah negara yang telah diperjuangkan dengan susah payah oleh para pejuang di masa lalu. Jika ditilik lebih dalam, bahwa pejuang-pejuang tersebut memiliki latar belakang suku dan agama yang berbeda-beda. Jadi, negara demokratis yang berasaskan Pancasila dan UUD 45 sudah menjadi poin terpenting didalam terciptanya negara ini.
Permasalahannya hanya 1, apakah para manusia² yang hidup di negara Indonesia ini masih ingat perjuangan para pahlawan yang rela mati demi negeri ini, dan berusaha berjuang dengan membangun negeri ini walau pasti akan terasa berat ???
saya kira jawabannya hanya ada di dalam hati dan diri kita masing².urusan agama tidak sepantasnya dibawa kedalam urusan negara. Saya bukan orang yang sekuler ataupun pragmatis, namun saya belajar untuk menghargai orang lain dan menghargai hidup..itu saja...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar